Fir Tree

Just About Fir Tree

Menanam Pohon Cemara

Selain membuat sejuk, pohon cemara juga terkenal karena keindahannya. Banyak orang yang sengaja menanam pohon cemara untuk memperindah pekarangan rumahnya. Sebenarnya menanam pohon cemara tidak terlalu sulit, asal kita tahu caranya.

Pohon cemara mampu beradaptasi pada banyak tempat, kecuali gurun pasir. Jadi, bagi Anda yang tinggal di dataran rendah, Anda tak perlu khawatir untuk menumbuhkan dan memelihara pohon cemara. Beberapa spesies pohon cemara, seperti cemara norfolk (Araucaria heterophylla) dan cemara karibia (Pinus caribaea), mampu tumbuh di dataran rendah.

Ada beberapa hal yang mungkin perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menumbuhkan pohon cemara. Misalnya tempat menumbuhkannya. Apabila Anda tak ingin pohon tersebut nantinya tumbuh besar dan mengotori atau mengganggu wilayah pekarangan tetangga, maka buatlah perkiraan agar hal itu tak terjadi. Apabila Anda tak ingin pohon tersebut mengganggu pemandangan jendela, maka jangan tanam di tempat yang kira-kira akan mengganggu pemandangan Anda.

Pertimbangkan pula jenis cemara yang ingin Anda tanam. Cemara norfolk bisa tumbuh lebih dari lima meter. Sementara cemara kerdil gunung (Pinus mugo subspesies mugo Turra) tumbuhnya lebih kecil dibanding cemara norfolk. Seberapa besar pohon akan tumbuh bisa menjadi bahan pertimbangan Anda. Apakah Anda suka pohon yang tumbuh tinggi dan besar? Atau lebih suka pohon kecil agar tak terlalu mendominasi pekarangan rumah? Semua keputusan itu ada di tangan Anda.

Anda bisa mendapatkan bibit pohon cemara dari toko, atau mencarinya di alam liar. Bila Anda ingin mencari bibitnya di alam liar, maka telitilah untuk memilih bibit yang bagus. Di alam liar, Anda bisa mendapatkan bibit yang menempel pada runjungnya (betina). Untuk memastikan kualitasnya, taruhlah bibit yang sudah didapatkan dalam mangkuk atau ember berisi air. Buanglah bibit yang mengapung di air. Bibit yang tenggelam pertanda bahwa bibit tersebut bagus dan akan tumbuh dengan baik.

Di Indonesia, Anda bisa menanam pohon cemara kapan saja. Lain halnya apabila Anda tinggal di negeri dengan empat musim, Anda harus menunggu musim semi agar pertumbuhannya tak terganggu saat musim dingin datang. Tanamlah bibit cemara kapan pun Anda mau. Namun, alangkah baiknya apabila menanamnya di musim hujan, agar tak terlalu repot untuk urusan pengairannya.

Pertama-tama, tanamlah bibit tersebut di pot kecil, dan menaruhnya di dalam rumah atau rumah kaca. Ketika hendak menanamnya, tanamlah bibit cemara tersebut dengan posisi vertikal. Taruhlah di tempat yang mendapat cukup sinar matahari. Berikan air secukupnya. Dalam kurun waktu sekitar tiga bulan, bibit tersebut akan tumbuh. Ketika sudah mulai tumbuh, perbaiki posisi bakal pohon cemara tersebut setiap hari agar tidak melengkung.

Ketika akar sudah tumbuh dan sudah lepas dari bibitnya, Anda bisa memindahkannya ke tempat yang lebih besar seperti galon. Sebaiknya Anda juga memindahkannya keluar. Setelah lebih dari dua tahun, Anda bisa menanamnya dalam tanah.

Anda bisa mengumpulkan dan memadatkan akarnya dengan tanah dengan bentuk bola. Galilah lubang sedalam bola akarnya, dan lebarnya dua kali bola akarnya. Pastikan tanah tempat menanam pohon cukup kuat. Tanah yang labil akan membuat pohon cemara tumbuh bungkuk.
Sumber : http://www.anneahira.com/pohon-cemara.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: